TQN PP.Suryalaya

TQN PP.Suryalaya
Website ini untuk Syiar Islam & ragam info bukan untuk profit bisnis
 

Dr Ajid Thohir: Makkah Kota Istimewa (Bagian Kedua)
Jika Kota Makkah telah ada sejak itu, maka itu berarti Makkah adalah kota tertua di dunia, mengingat Nabi Adam as adalah manusia pertama di bumi?
Betul, saya setuju karena informasi ini berasal dari tradisi periwayatan Islam yang sangat valid berdasarkan sumber-sumber terpercaya. Makkah jelas kota yang pertama tercipta di muka bumi.  Bahkan ada kalanya kata “Makkah”  itu disebut pula sebagai “Bakkah” yakni (tempat) tangisan  Adam as saat kehilangan suasana kerinduan spiritual antara dirinya, para malaikat, dan Allah swt saat berada di ‘Arsy.
Adam AS sangat menginginkan kembali suasana tersebut. Allah swt lalu menuntunnya melalui Jibril untuk berada di kota Makkah. 
Di sana ia lalu membangun Ka’bah dan menemukan kembali suasana yang dirindukannya itu. Maka Makkah adalah tempat pertama di muka bumi sekaligus tempat peribadatan dan ritual Adam as. Makkah adalah poros bumi yang langsung lurus tanpa penghalang menuju ‘Arsy. Terbukti, hingga kini tidak ada satu ekor makhluk pun berani melintas di atas Ka’bah. 

Bagaimana dengan Yerikho (kota di dekat Sungai Jordan, berlokasi sekitar 16 km dari Laut Mati) yang disebut-sebut sebagai kota tertua dunia dan telah berusia 10.000 tahun?
Jika itu benar kota tertua di dunia,  bisa saja itu artefak yang menyerupai kota. Atau menurut al-Tsa’laby dalam Qoshosh al-Anbiya, kota Yerikho mungkin adalah sisa-sisa kaum ‘Ad dan Tsamud pada masa Nabi Hud as dan Sholeh as. Bisa saja itu disebut kota, karena kaum-kaum tersebut menciptakan bangunan yang kokoh dipegunungan antara Hijaz dan Syam.
Kaum-kaum yang ingkar itu kemudian dihancurkan Allah swt dan diutuslah nabi Sholeh AS  dari bangsa Arab.
Bangsa Tsamud adalah bangsa yang paling mahir membuat rumah-rumah dari batu di pegunungan. Berdasarkan periwayatan Ibn Abbas, gunung-gunung tersebut tercipta dengan perantara Jibril. Ketika Jibril mengepakkan sayapnya, maka tanah-tanah yang ada di sekitar Makkah menggumpal sisa-sisanya menyebar menjadi gunung-gunung di sekitar Lebanon, Tursiina, hingga pegunungan Sind dan Hind.
Jika kita percaya kota Yerikho sebagai tempat pemukiman penduduk manusia turunan Adam as, bisa saja kota itu dibangun keturunan anak Adam As yang menetap di wilayah tersebut, sebelum Nabi Ibrahim as membangun kota Makkah. Namun berdasarkan catatan sejarah Islam, kota yang paling pertama diciptakan adalah Makkah dengan Ka’bah-nya.
Sayangnya, sepeninggal Adam as, bangunan kota Makkah hancur oleh topan dan badai banjir masa Nabi Nuh as. Namun oleh Nabi Ibrahim as yang datang dari Mesopotamia membangun kembali Ka’bah tersebut bersama putranya, Nabi Ismail as, sekitar tahun 1892 SM.
Baitul Haram (rumah suci) sekaligus kota tempat penduduk manusia bisa disebut sebagai kota sejalan dengan doa Nabi Ibrahim yang diabadikan dalam al-Qur’an:”Yaa Allah jadikanlah negeri ini aman sentosa...” fakta ini menunjukkan Makkah sebagai kota tertua di dunia. Kehidupan Ibrahim dan keluarga serta penduduknya, malah jauh lebih tua dari kota kehidupan kota Yarikho tersebut.



Keterangan:
Dr Ajid Thohir,M.Ag. juga bertugas sebagai Pembantu Rektor I  IAILMPP.Suryalaya.

Poskan Komentar

 
Top