TQN PP.Suryalaya

TQN PP.Suryalaya
Website ini untuk Syiar Islam & ragam info bukan untuk profit bisnis
 

Itje Paulina
Apakah aqiqoh itu ? Adakah ayat al qur'an tentang aqiqoh ? Jumlah dan jenis kelamin kambing/qibas adanya di Al Qur'an at As Sunah ? Monggo silahkan dibantu menjawab pertanyaan2 titipan ini.. :) trmksh.. *fiqih
==============

Itje Paulina 
Persamaan dan perbedaan hewan utk qurban dengan hewan utk aqiqoh.... Apa ya ?
Itje Paulina
 Para fuqaha...sedang kemana yaa?

Suriyanto AlMaliki 
1. Pengertian Aqiqah. Aqiqah secara lughot (bahasa) adalah rambut yang tumbuh di kepala bayi. sedangkan secara istilah adalah binatang yang di sembelih pada hari ketujuh setelah kelahiran anak. bagi orang tua yang mampu,di sunnahkan mengerjakan aqiqah yaitu menyembelih dua kambing untuk anak laki-laki dan satu kambing untuk anak perempuan. 
Adapun untuk khuntsa (wandu : jawa), maka menyembelih dua kambing,menurut qoul mu’tamad (qoul yang bisa di jadikan pedoman). Hikmah dibalik syari’at aqiqah adalah menunjukkan kebahagian dan mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran anak sekaligus mengenalkan nasab (garis keturunan) yaitu dengan memberikan nama pada anak tersebut.

2. Hukum dan waktu aqiqah. 
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh imam ahmad dan imam empat di sebutkan ; sesungguhnya rosululloh bersabda,” setiap anak itu di gadai kan dengan aqiqahnya,pada hari ketujuh kelahirannya aqiqah disembelih,rambutnya di cukur dan diberi nama ”. 
Bagi orang tua atau orang yang menanggung nafkahnya,apabila mampu maka disunnahkan menyembelih kambing sebagai ungkapan rasa syukur kepada alloh. Begitu pentingnya nilai aqiqah, sampai imam ahmad bin hanbal berkata : orang tua yang mampu ber-aqiqah tetapi tidak melaksanakannya, maka pada hari kiamat, dia tidak berhak mendapat syafa’at dari anak tersebut. 
Waktu aqiqah adalah sejak kelahiran anak,yang lebih utama adalah hari ketujuh dan tidak ada batas akhir untuk menjalankan aqiqah. Sehingga apabila anak yang dilahirkan sudah meninggal atau sudah dewasa,tetap di sunnahkan melakukan aqiqah,akan tetapi jika anak tersebut sudah dewasa,di sunnahkan menjalankan aqiqah untuk dirinya sendiri. 
Hukum asal aqiqah adalah sunnah,kecuali jika di nadzar kan maka hukumnya menjadi wajib seperti halnya qurban. Orang yang ber aqiqah dan orang yang di tanggung nafkahnya,boleh makan daging aqiqah sunnah dan tidak boleh makan daging aqiqah wajib. Waktu yang afdhol menyembelih aqiqah adalah ketika terbitnya matahari,dan yang lebih afdhol yaitu ketika mencukur rambut bayi tersebut.

3. Syarat binatang aqiqah. 
Jenis binatang yang di gunakan untuk aqiqah adalah kambing,tetapi bisa juga dengan sapi atau onta badanah ( jenis onta ) seperti halnya hewan qurban. Hewan yang digunakan beraqiqah disyaratkan sudah tanggal gigi depannya ( poel : jawa ), sehat dan tidak cacat yang bisa mengurangi daging atau menyebabkan kurus yaitu : 
A. tidak buta sebelah dengan parah.
B. tidak pincang dengan parah.
C. tidak sakit parah.
D. tidak sangat kurus.
E. tidak gila.
F. tidak kudisan.
G. tidak terputus total atau terpotong sebagian anggota tubuhnya. 
Dalam hadis yang diriwayatkan Aisyah R.A disebutkan,” rosululloh menyuruh kami untuk beraqiqah bagi anak laki-laki dengan dua kambing serta bagi anak perempuan dengan satu kambing ”. 
Artinya,batas minimal sempurna aqiqah untuk anak perempuan adalah satu kambing dan untuk anak laki-laki adalah dua kambing. Tetapi jika hanya untuk mendapatkan aslus sunnah,maka cukup satu kambing saja bagi anak laki-laki,karena rosululloh mengerjakan aqiqah untuk sayyidina husein dengan satu kambing gibas dan untuk sayyidina hasan dengan satu kambing gibas juga.

4. Tata cara aqiqah. 
Agar makna dan nilai yang terkandung dalam walimah aqiqah sempurna,maka perlu diperhatikan beberapa aturan dan sunnah-sunnahnya : 
A. walimah aqiqah dan pemberian nama sebaiknya dilaksanakan pada hari ketujuh sejak hari kelahiran anak,namun aqiqah tetap sunnah dilakukan pada waktu sebelum atau sesudahnya hari ketujuh. 
B. pada saat menyembelih hewan aqiqah,sunnah membaca doa,” bismillahi wallohu abar,allohumma hadza minka wa ilaika,allohumma hadzihi aqiqotu…..( disebutkan nama anak yang di aqiqahi ). 
C. hewan aqiqah dipotong persendiannya,tidak dengan memecahkan atau memutus tulangnya. 
D. dagingnya dimasak dengan rasa manis,kecuali kaki kanannya. untuk kaki kanannya disodaqohkan kepada kabilah ( bidan atau orang yang membantu persalinan ). 
E. daging yang sudah dimasak,disodaqohkan kepada faqir miskin yang muslim dan hendaknya makanan itu diantarkan kepada mereka,tidak dengan mengundang mereka. juga tidak diperbolehkan menjual daging aqiqah,bahkan kulitnya saja tidak boleh walaupun aqiqahnya adalah aqiqah sunnah. 
F. memotong rambut anak yang di aqiqahi.
G. bersodaqoh emas atau perak sesuai dengan beratnya rambut yang di potong. 
H. membacakan adzan di telinga kanan dan iqomah di telinga kiri. 
I. menyuapi ( nyeta’i : jawa ) mulutnya dengan kurma kering yang sudah di haluskan ( dikunyah ),jika tidak ada kurma kering,maka dengan kurma basah,jika tidak ada,maka dengan makanan apa saja yang manis. 
J. membaca doa aqiqah, ” bismillahirrohmanirrohim,allohumma robbi inna hadzihi aqiqotu….( sebutkan nama anak yang di aqiqahi ),dammuha bi dammihi wa lahmuha bi lahmihi wa adzmuha bi adzmihi wa jilduha bi jildihi wa sya’ruha bi sya’rihi,allohumma ij’alha fida’a….( sebutkan nama anak yang di aqiqahi ) minan nar ”. 
K. membaca doa pada waktu pemberian nama terhadap bayi,” bismillahirrohmanirrohim,allohumma inna nas’aluka salamatan fid dunya wad dini waz ziyadata wal barokata fil ilmi warzuqil marzuqin,allohumma qod ‘allamta adamal asma’a kullaha wa qod amarona nabiyyuka muhammadun shollallohu alaihi wa sallam bi ihsaniha faha nahnu nusamma hadzal walada bismi yunasibu hadzal balada….( sebutkan nama anak ), ilahi asbahna ala fithrotil islami wa ala kalimatil ikhlasi wa alad dini nabiyyina muhammadin shollallohu alaihi wa sallam wa ala millati abina ibrohima hanifam musliman wa maa kana minal musyrikin,allohumma inna nas’aluka lisanan dzakiron wa qolban syakiron wa badanan shobiron wa zaujatan tu’inuna fid dunya wal akhiroh wa na’udzu bika ya robbana min waladi yakunu alaina sayyidan wa min imro’atin tusyayyibuna qobla waqtil masyib wa min mali yakunu adzaban lana wa wabalan alaina wa min jaarin in ro’aa minna hasanatan katamaha wa in ro’aa minna sayyiatan afsyaha taqobbal minna aqiqotana,robbana bi rohmatika yaa arhamarrohimin ”. 
Catatan. A. Khuntsa adalah orang yang mempunyai dua alat kelamin. khuntsa dibagi menjadi dua : 
1. khuntsa musykil. yaitu orang yang mempunyai dua alat kelamin dan berfungsi semuanya. 2. khuntsa ghoiru musykil. yaitu orang yang mempunyai dua alat kelamin dan hanya satu yang berfungsi.

B. Nama-nama yang baik. 
Disunnahkan memberi nama yang baik pada bayi karena ada hadis.” sesungguhnya di hari kiamat kalian akan di panggil dengan nama kalian dan nama ayah-ayah kalian,maka perbaguslah nama kalian ”. 
Dan nama yang paling afdhol adalah abdulloh lalu abdurrohman lalu nama-nama yang berawalan kata ” abdu ” dan yang bersandar pada nama alloh,lalu muhammad,lalu ahmad karena ada hadis,” nama yang paling disukai oleh alloh adalah abdulloh dan abdurrohman ” (HR. Muslim). dan juga hadis,” sebaik-baik nama adalah yang berawalan abdu lalu muhammad ”. Ibnu abbas berkata : ketika hari kiamat akan ada seorang malaikat yang memaggil-manggil,” hendaklah berdiri dari kalian,orang yang bernama muhammad,lalu masuklah ke surga karena kemuliaan rosululoh ”. 
Jadi memberi nama dengan nama muhammad itu sunnah. dan tidak di makruhkan menggunakan nama para nabi atau malaikat. diriwayatkan : ketika hari kiamat, alloh mengeluarkan ahli tauhid dari neraka dan yang pertama kali di keluarkan adalah yang namanya menyamai nama nabi ”.

Achmad Syarif Hidayat 
Bunda hewan untuk aqiqoh di analogikan sama hewan qurban..

Itje Paulina 
Mantap ...kang haji ..

Itje Paulina 
nuhun kang ustad @achmad syarif hidayat...

Suriyanto AlMaliki 
oh ya bunda aqiqah terkait dalam alqur'an surat Al Kautsar ayat 2...

Itje Paulina
 .  فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ  “Fasalli lirabbika wanhar” Artinya : Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.

Itje Paulina 
Kalau mencermati artikel komentar, tdk dibatasi sampai 7 hari...saja ??

Ayu P Guritno
 Ada ketentuan mengenai jenis kelaminnya ga? Apakah harus jantan? Atau diperbolehkan menyembelih hewan betina produktif? Makasih

Suriyanto AlMaliki 
aqiqoh dan qurban tdk harus jantan /boleh betina, mengenai hewan yg lebih utama antara jantan dan betina untuk aqiqoh dan qurban ulama khilaf.mughniy al muhtaj 4/284.pendapat yg unggul/Al Ashah dan menurut imam Rofi'i hewan jantan lebih utama bila tdk terlalu gesit/giras,bila yg jantan gesit/sangat giras maka lebih utama betina sebagaimana hal ini di ungkapkn lebih imam Syafi'i.ianah 2/334,kifayah al akhyar 2/236 dan bajuri 2/297 ...nmn jangan hewan sdg mengandung/hamil...."sama saja jantan atau betina dari semua jenis hewan diatas, dan tidak ada satu khilaf pun dari masalah ini menurut kami syafi'iyah" (al majmu')

Itje Paulina
 Walaupun onta dalam bhs arab adalah jamal, tetapi onta betina yg dilarang disembelih (nabi Shaleh a.s) disebut naaqat(nwq) (7:7).. Apa ini ya qurban di indonesia khsnya di indonesia yg umum dipakai adalah hewan jantan ? Wallohu'alam *mohon arahan

Maulana Alan 
alhamdulillah,,,trimksh atas informsi ny. dan mhon do'a ny untk anak saya agar di brikan ksehatan yg skrang brumur 9hri.,

Itje Paulina 
~Baarakallaahu laka fii mauhuubi laka wa syakartal waahiba wa balagha asyuddahuu wa razaqta birrah~(smoga Alloh memberimu berkah pada pemberianNya, smoga kau syukuri yg memberi, smoga anak ini menjadi dewasa dan bakti kepadamu) - @maulana alan #rwyt Husain r.a (al adzkar imam nawawi)

Haji Ade Ahmad 
Assww,KULU ROHINUN MURTAHANUN BIAQIQOTIHI=SETIAP YANG DILAHIRKAN MERUPAKAN GADEAN YANG HARUS DITEBUSI DENGAN AQIQOH.DIHARI KE 7,HARUS DIBERI NAMA BAYI,DAN DICUKUR RAMBUT,DAN POTONG KAMBING 2 UNTUK LAKI2,DAN SATU UNTUK BAYI PEREMPUAN.

Maulana Alan
 terimakasih bunda atas doa dan nasehat nya, semoga kita selalu dlam lindugan allah swt..amieen

Itje Paulina
Aamiin...

Itje Paulina 
@haji Ade Ahmad...kalo kesanggupan di hari ke 10 bgmanakah ?

Haji Ade Ahmad
 Assww,klw BELIAU BAGINDA NABI MUHAMMAD S.A.W,Beliau melakukannya dihari ke 7.Nah bagi yang mampu hari 10 tidaklah mengapa.batasan kewajiban sang ayah dan Ibu sebelum menginjak BALIG.

Itje Paulina 
Was.aww. Nuhun pa haji

(sumber: dokumen di Grup Facebook Pemuda TQN Suryalaya News) 

Poskan Komentar

 
Top