TQN PP.Suryalaya

TQN PP.Suryalaya
Website ini untuk Syiar Islam & ragam info bukan untuk profit bisnis
 

SEMARANG - Dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mendapat kehormatan mempresentasikan risetnya di Lithuania, Eropa. Mereka adalah Andri Fitriani dari prodi Pendidikan Biologi FMIPA dan Aji Purnomo dari prodi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).
“Saya dan Aji berhasil mewakili salah satu dari 3 perguruan tinggi terbaik benua Asia yang diundang untuk mengikuti 10th International Conference of Young Scientist on Energy Issues (CYSENI) 2013 pada 29-31 Mei 2013 di di di Lithuania, Eropa,” kata Andri Fitriani saat pamitan dengan Rektor Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo di ruang kerjanya, Selasa (9/4).
Mereka juga merupakan satu-satunya perwakilan Benua Asia di tema Renewable Energy Sources. Andri dan Aji akan berangkat dari semarang menuju Eropa pada tanggal 26 Mei 2013.
Karya penelitian Andri dan Aji yang berjudul “Utilization of Tanjung (Mimusops elengi) As Renewable Energy Source For Future” akan bersaing dengan para bachelor, master, PhD, serta post doct untuk sampai ke tahap presentasi dan memperebutkan gelar Best Paper.
Peserta konferensi ini diikuti dari berbagai negara lintas benua, seperti Jerman, Taiwan, Cameroon, Ukraina, Polandia, Nigeria, Moldova, Uganda, Belaruss, Latvia, dan banyak lagi lainnya. Total 97 tim peneliti dari seluruh dunia akan hadir pada konferensi tersebut.
Hasil dari konferensi ini akan direkomendasikan untuk dipublikasikan pada jurnal internasional Power Engineering Journal (ISSN 0235-7208) dan e-book (ISSN 1822-7554), kata Andri.
Prof Sudijono menyampaikan apresiasi atas keberhasilan keduanya hingga memperoleh kesempatan pempresentasikan penelitiaan di Eropa.
“Universitas sangat mendukung kalian berdua ini membawa nama harum Unnes di kancah internasional semoga kalian berhasil menjadi yang terbaik,” kata Rektor.
Dalam karya mereka, diungkapkan tentang buah tanjung yang banyak tumbuh di Asia, Australia, Eropa, Amerika bahkan di Afrika, bisa menjadi energi alternatif. Bioetanol yang terkandung dalam buah tanjung berpotensi mengungguli bioetanol molase dan bahkan berpotensi menjadi energi alternatif internasional.

(Sumber: suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2013/04/13/152842/Mahasiswa-Unnes-Presentasi-Buah-Tanjung-di-Eropa)

Poskan Komentar

 
Top