ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Shalat sunnah Safar termasuk ke dalam shalat sunnah yang tidak disunnahkan untuk berjamaah. Shalat ini dilaksanakan ketika hendak bepergian jauh.
Sebagaimana Hadist Nabi Muhammad S.A.W. :
"Tidak ada pengganti seorang hamba di rumahnya yang lebih disukai Allah daripada shalat empat raka'at di rumahnya tatkala selesai berpakan untuk bepergian."

-Waktu Pelaksanaan :
Selesai berpakaian menjelang keluar dari rumah.

-Jumlah Raka'at:
Dua atau empat raka'at.

-Niat Shalat :
1. Untuk yang dua raka'at : "Ushalli sunnatas safar rak'ataini lillahi ta'aalaa."
    (Saya niat shalat sunnah safar dua raka'at karena Allah Ta'aalaa)
2. Untuk yang empat raka'at: "Ushalli sunnatas safari arba'a raka'aatin lillahi ta'aalaa"
    (Saya niat shalat sunnah safar empat raka'at karena Allah Ta'aalaa)

-Surah Al-Qur'an yang dibaca setelah membaca surah Al-FatihaH:
Dapat membaca surah apapun dari Al-Qur'an atau tidak membacanya tergantung keadaan.

-Do'a Ketika Keluar Rumah:
"BIMMILLAHI TAWAKKALTU 'ALALLAAHI WALAA HAULA WALAA QUWWATQ ILLA BILLAH"
(Dengan Nama Allah, saya bertawakkal kepada Allah dan Tidak Ada Daya Upaya kecuali Kekuatan Allah)

-Doa Ketika Naik Kendaraan, diawali dengan Bismillah, kemudian membaca:
"SUBHAANALLADZII SAKH-KHARA LANAA HAADZAA, WAMAA KUNNAA LAHUU MUQRINIIN"

Sesampainya di tempat tujuan sebaiknya bersyukur, sekurang-kurangnya mengucapkan : ALHAMDULILLAH (Segala Puji hanya Bagi ALLAH).


(Sumber referensi: HIMPUNAN SHALAT SUNNAT LENGKAP, HM.A.SODIKIN FAQIH)




About SANTRI TQN

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:


Top