TQN PP.Suryalaya

TQN PP.Suryalaya
Website ini untuk Syiar Islam & ragam info bukan untuk profit bisnis
 

YERUSALEM-Beberapa pencuri telah membawa kabur beberapa mesin jet tempur F-16 dari satu pangkalan udara di Israel tengah. Demikian laporan media setempat, Kamis (6/12/2012). "Penyelidikan awal menunjukkan para pencuri tersebut mungkin telah dibantu orang dalam di pangkalan itu, baik militer maupun sipil," kata jejaring berita Walla.
(Pesawat Tempur F-16 milik Israel)
Tidak jelas berapa mesin buatan AS, yang masing-masing bernilai jutaan dolar AS, telah digondol maling tersebut. "Laporan itu menyatakan masing-masing mesin turbofan tersebut memiliki bobot beberapa ton," kata Xinhua
Para penyelidik menduga pencuri logam berada di balik perbuatan itu. "Namun polisi militer belum mengesampingkan keterlibatan pedagang senjata atau anasir yang berkaitan dengan teror dalam pencurian tersebut," demikian laporan Israel National News di jejaringnya. "Juru bicara militer tak bersedia mengomentari kejadian tersebut," kata Radio Angkatan Darat.
Pada Juni tahun lalu, delapan mesin yang digunakan pada jet F-15 dan F-16 dicuri dari pangkalan udara Ramat David di bagian utara negeri itu. Polisi belakangan menemukan bagian mesin tersebut di satu gudang yang digunakan oleh pedagang logam potongan.
Para pejabat militer menggambarkan penerobosan keamanan di pangkalan udara itu sebagai 'skandal'. Pencuri logam juga telah mengincar instalasi lain militer Israel dalam satu tahun belakangan.


-Berita lainnya:
ALQUDS - Sumber media Israel mengungkap pencurian besar-besaran terhadap onderdil pesawat tempur dari salah satu lanud Israel di wilayah Palestina 48.
Situs Israel menyebutkan operasi pencurian membuktikan kegagalan pengawasan keamanan di markas militer Israel di wilayah Palestina 48. Onderdil dari pesawat tempur jenis F16 hilang dicuri.
Mengutip pejabat militer Israel, pihak pencuri menggunakan bantuan pasukan Israel yang berada di markas. Hal ini terlihat dalam investigasi yang menyebutkan tidak adanya kerusakan dinding di markas militer.
''Terlebih, onderdil berupa baling-baling sangat besar sehingga membutuhkan kendaraan besar untuk mengangkutnya,'' sebut laporanInfopalestina mengutip situs Israel. ''Itu artinya pencurian dilakukan secara profesional.''

Peristiwa ini merupakan yang pertama. Motifnya belum diketahui dan pelakunya masih belum tertangkap sampai saat ini.
Jubir militer Israel menegaskan pihak puspom segera melakukan investigasi mengungkap pihak bertanggung jawab dan mencari kemana larinya perlengkapan militer yang dicuri tersebut.

(Diposting ulang oleh Dokumen Pemuda TQN News, sumber: www.republika.co.id)


Poskan Komentar

 
Top