Top-ads

Suryalaya News

Artikel Sufi

The Latest

[ UPGRADING I ANGKATAN KE 2
LEMBAGA DAKWAH THOREQAT QODIRIYYAH NAQSYABANDIYYAH (LDTQN)
PONDOK PESANTREN SURYALAYA -
Kamis - Jum'at, 4 - 5 Desember 2014 ]
Suryalaya, Kamis (04/12/2014). Setelah pelaksanaan manaqib bulan Shofar tahun 1436 H ini, Lembaga Dakwah TQN Pontren Suryalaya kembali melaksanakan kegiatan rutin yaitu kegiatanUPGRADING I ANGKATAN KE 2 bagi Para Mubaligh/Mubalighah, Para Ustadz/Ustadzah, Para Sesepuh Khotaman dan Manaqib yang berada dibawah naungan Yayasan Serba Bakti Pontren Suryalaya. 

Tiada lain penyelenggaraan kegiatan UPGRADING I adalah untuk penyeragaman Amaliyah TQN Pontren Suryalaya 
Kegiatan UPGRADING I Angkatan Ke 2 dilaksanakan selama 2 hari dari hari Kamis - Jum'at tanggal 4-5 Desember 2014 M / 11-12 Shafar 1436 H yang bertempat di Aula Mini Tarminah Kampus Latifah MUbarokiyah, Mesjid Nurul Ulum dan Mesjid Nurul Asror Pondok Pesantren Suryalaya.

Acara Upgrading ini dimulai sekitar pukul 13.00 WIB yang dibuka langsung oleh H. Baban Ahmad Jihad S.B. Ar. selaku Dewan Pembina LDTQN Pontren Suryalaya yang bertempat di Gedung Aula Mini Tarminah Kampus Latifah Mubarokiyah. Kegiatan UPGRADING I Angkatan Ke 2 diikuti oleh sekitar 90 orang dari 100 peserta yang ditargetkan setiap bulannya.

Yang menjadi Nara Sumber dalam kegiatan ini, antara lain :
  1. KH. Zaenal Abidin Anwar
  2. KH. Aah Zaenal Arifin
  3. KH. Drs. KH. Sandisi
  4. KH. Beben Muhammad Dabbas
  5. Drs. H. Ahdi Nurudin
  6. H. Baban Ahmad Jihad S.B. Ar.

Jum'at, (05/12/2014). Pagi hari setelah mengikuti Talqin, Ziarah ke makam Abah Sepuh dan Abah Anom, bersilaturahmi dengan Keluarga Besar Pondok, sekitar pukul 07.30 kegiatan Upgrading I Angkatan Ke 2 dilanjutkan kembali sampai menjelang sholat Jum'at. 

Pada Penutupan kegiatan ini H. Baban Ahmad Jihad S.B. Ar. Selaku Dewan Pembina LDTQN Pontren Suryalaya memberikan beberapa amanatnya kepada seluruh peserta. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama.


Sumber: http://www.suryalaya.org/ver2/main.html
- Oleh: Hardiana Noviantari -
Semasa sekolah dulu, rasanya mustahil kamu bisa dijuluki murid pintar kalau dapat ranking bontot. Apalagi kalau gak lulus ujian nasional, rasanya dunia selesai di titik itu. Ketatnya persaingan waktu sekolah mungkin memang bertujuan supaya kita berlomba-lomba jadi lebih pintar. Tapi tahukah kamu, negara dengan pendidikan terbaik dan murid terpintar di dunia yaitu Finlandia justru melakukan hal yang sebaliknya?
Berbeda dengan kita yang harus menghadapi ujian nasional tiap mau naik jenjang sekolah, seumur-umur pelajar di Finlandia hanya menghadapi 1 ujian nasional ketika mereka berumur 16 tahun. Tidak hanya minim pekerjaan rumah, pelajar di Finlandia juga mendapatkan waktu istirahat hampir 3 kali lebih lama daripada pelajar di negara lain. Namun dengan sistem yang leluasa entah bagaimana mereka justru  bisa belajar lebih baik dan jadi lebih pintar. Makanya kali ini bakal mengulas habis rahasia Finlandia yang satu ini.
1. Di Finlandia, Anak-Anak Baru Boleh Bersekolah Setelah Berusia 7 Tahun
Orang tua jaman sekarang pasti udah rempong kalau mikir pendidikan anak. Anaknya belum genap 3 tahun aja udah ngantri dapat pre-school bagus gara-gara takut kalau dari awal sekolahnya gak bagus, nantinya susah dapat SD, SMP, atau SMA yang bagus. Di Finlandia tidak ada kekhawatiran seperti itu. Bahkan menurut hukum, anak-anak baru boleh mulai bersekolah ketika berumur 7 tahun.
Awal yang lebih telat jika dibandingkan negara-negara lain itu justru berasal dari pertimbangan mendalam terhadap kesiapan mental anak-anak untuk belajar. Mereka juga meyakini keutamaan bermain dalam belajar, berimajinasi, dan menemukan jawaban sendiri. Anak-anak di usia dini justru didorong untuk lebih banyak bermain dan bersosialisasi dengan teman sebaya. Bahkan penilaian tugas tidak diberikan hingga mereka kelas 4 SD. Hingga jenjang SMA pun, permainan interaktif masih mendominasi metode pembelajaran.
Pelajar di Finlandia sudah terbiasa menemukan sendiri cara pembelajaran yang paling efektif bagi mereka, jadi nantinya mereka tidak harus merasa terpaksa untuk belajar. Maka dari itu meskipun mulai telat, tapi pelajar umur 15 di Finlandia justru berhasil mengungguli pelajar lain dari seluruh dunia dalam tes internasional Programme for International Student Assessment (PISA). Itu membuktikan faedah dan efektivitas sistem pendidikan di Finlandia. 

2. Cara Belajar Ala Finlandia: 45 Menit Belajar, 15 Menit Istirahat
Tahukah kamu bahwa untuk setiap 45 menit siswa di Finlandia belajar, mereka berhak mendapatkan rehat selama 15 menit? Orang-orang Finlandia meyakini bahwa kemampuan terbaik siswa untuk menyerap ilmu baru yang diajarkan justru akan datang, jika mereka memilliki kesempatan mengistirahatkan otak dan membangun fokus baru. Mereka juga jadi lebih produktif di jam-jam belajar karena mengerti bahwa toh sebentar lagi mereka akan dapat kembali bermain.
Di samping meningkatkan kemampuan fokus di atas, memiliki jam istirahat yang lebih panjang di sekolah juga sebenarnya memiliki manfaat kesehatan. Mereka jadi lebih aktif bergerak dan bermain, tidak hanya duduk di kelas. Bagus juga kan jika tidak membiasakan anak-anak dari kecil untuk terlalu banyak duduk.

3. Semua Sekolah Negeri Di Finlandia Bebas Dari Biaya. Sekolah Swasta pun Diatur Secara Ketat Agar Tetap Terjangkau
Satu lagi faktor yang membuat orang tua di Finlandia gak usah pusing-pusing milih sekolah yang bagus untuk anaknya, karena semua sekolah di Finland itu sama bagusnya. Dan yang lebih penting lagi, sama gratisnya. Sistem pendidikan di Finlandia dibangun atas dasar kesetaraan. Bukan memberi subsidi pada mereka yang membutuhkan, tapi menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas untuk semua.
Reformasi pendidikan yang dimulai pada tahun 1970-an tersebut merancang sistem kepercayaan yang meniadakan evaluasi atau ranking sekolah sehingga antara sekolah gak perlu merasa berkompetisi. Sekolah swasta pun diatur dengan peraturan ketat untuk tidak membebankan biaya tinggi kepada siswa. Saking bagusnya sekolah-sekolah negeri di sana, hanya terdapat segelintir sekolah swasta yang biasanya juga berdiri karena basis agama.
Tidak berhenti dengan biaya pendidikan gratis, pemerintah Finlandia juga menyediakan fasilitas pendukung proses pembelajaran seperti makan siang, biaya kesehatan, dan angkutan sekolah secara cuma-cuma. Memang sih sistem seperti ini mungkin berjalan karena kemapanan perekonomian Finlandia. Tapi jika memahami sentralnya peran pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa, seharusnya semua negara juga berinvestasi besar untuk pendidikan. Asal gak akhirnya dikorupsi aja sih.

4. Semua Guru Di Finlandia Dibiayai Pemerintah Untuk Meraih Gelar Master. Gaji Mereka Juga Termasuk Dalam Jajaran Pendapatan Paling Tinggi di Finlandia.

Disamping kesetaraan fasilitas dan sokongan dana yang mengucur dari pemerintah, penopang utama dari kualitas merata yang ditemukan di semua sekolah di Finlandia adalah mutu guru-gurunya yang setinggi langit. Guru adalah salah satu pekerjaan paling bergengsi di Finlandia. Pendapatan guru di Finlandia pun lebih dari dua kali lipat dari guru di Amerika Serikat.Tidak peduli jenjang SD atau SMA, semua guru di Finlandia diwajibkan memegang gelar master yang disubsidi penuh oleh pemerintah dan memiliki tesis yang sudah dipublikasi.
Finlandia memahami bahwa guru adalah orang yang paling berpengaruh dalam meningkatkan mutu pendidikan generasi masa depannya. Maka dari itu, Finlandia berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan mutu tenaga pengajarnya. Tidak saja kualitas, pemerintah Finlandia juga memastikan ada cukup guru untuk pembelajaran intensif yang optimal. Ada 1 guru untuk 12 siswa di Finlandia, rasio yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara lain. Jadi guru bisa memberikan perhatian khusus untuk tiap anak, gak cuma berdiri di depan kelas.
Jika Indonesia ingin semaju Finlandia dalam urusan pendidikan, guru-guru kita selayaknya juga harus mendapatkan sokongan sebagus ini. Kalau perhatian kita ke guru kurang, kenapa kita menuntut mereka harus memberikan yang terbaik dalam proses pembelajaran? Tidak adil ‘kan?

5. Guru Dianggap Paling Tahu Bagaimana Cara Mengevaluasi Murid-Muridnya. Karena Itu, Ujian Nasional Tidaklah Perlu.

Kredibilitas dan mutu tenaga pengajar yang tinggi memungkinkan pemerintah menyerahkan tanggung jawab membentuk kurikulum dan evaluasi pembelajaran langsung kepada mereka. Hanya terdapat garis pedoman nasional longgar yang harus diikuti. Ujian nasional pun tidak diperlukan. Pemerintah meyakini bahwa guru adalah orang yang paling mengerti kurikulum dan cara penilaian terbaik yang paling sesuai dengan siswa-siswa mereka.
Diversitas siswa seperti keberagaman tingkatan sosial atau latar belakang kultur biasanya jadi tantangan sendiri dalam menyeleraskan mutu pendidikan. Bisa jadi gara-gara fleksibilitas dalam sistem pendidikan Finlandia itu, semua diversitas justru bisa difasilitasi. Jadi dengan caranya sendiri-sendiri, siswa-siswa yang berbeda ini bisa mengembangkan potensinya secara maksimal.

 6. Siswa SD-SMP di Finlandia Cuma Sekolah 4-5 Jam/hari. Buat Siswa SMP dan SMA, Sistem Pendidikan Mereka Sudah Seperti Di Bangku Kuliah

Tidak hanya jam istirahat yang lebih panjang, jam sekolah di Finlandia juga relatif lebih pendek dibandingkan negara-negara lain. Siswa-siswa SD di Finlandia kebanyakan hanya berada di sekolah selama 4-5 jam per hari. Siswa SMP dan SMA pun mengikuti sistem layaknya kuliah. Mereka hanya akan datang pada jadwal pelajaran yang mereka pilih. Mereka tidak datang merasa terpaksa tapi karena pilihan mereka.
Pendeknya jam belajar justru mendorong mereka untuk lebih produktif. Biasanya pada awal semester, guru-guru justru menyuruh mereka untuk menentukan target atau aktivitas pembelajaran sendiri. Jadi ketika masuk kelas, mereka tidak sekedar tahu dan siap tapi juga tidak sabar untuk memulai proyeknya sendiri.

7. Gak Ada Sistem Ranking di Sekolah. Finlandia Percaya Bahwa Semua Murid Itu Seharusnya Ranking 1

Upaya pemerintah meningkatkan mutu sekolah dan guru secara seragam di Finlandia pada akhirnya berujung pada harapan bahwa semua siswa di Finlandia dapat jadi pintar. Tanpa terkecuali. Maka dari itu, mereka tidak mempercayai sistem ranking atau kompetisi yang pada akhirnya hanya akan menghasilkan ‘sejumlah siswa pintar’ dan ‘sejumlah siswa bodoh’.
Walaupun ada bantuan khusus untuk siswa yang merasa butuh, tapi mereka tetap ditempatkan dalam kelas dan program yang sama. Tidak ada juga program akselerasi. Pembelajaran di sekolah berlangsung secara kolaboratif. Bahkan anak dari kelas-kelas berbeda pun sering bertemu untuk kelas campuran. Strategi itu terbukti berhasil karena saat ini Finlandia adalah negara dengan kesenjangan pendidikan terkecil di dunia. 

Emang sih kita gak bisa serta merta menyontek sistem pendidikan Finlandia dan langsung menerapkannya di Indonesia. Dengan berbagai perbedaan institusional atau budaya, hasilnya juga mungkin gak bakal sama.
Tapi gak ada salahnya ‘kan belajar dari negara yang udah sukses dengan reformasi pendidikannya. Siapa tahu bisa menginspirasi adminitrasi baru untuk mengadakan perubahan demi pendidikan Indonesia yang lebih baik **(kedip-kedip ke Pak Jokowi)

Sumber tulisan : HIPWEE 
YAYASAN SERBA BAKTI
-PONDOK PESANTREN SURYALAYA-
BIDANG ILMU DAN DAKWAH -
AKTE NOTARIS NO.10/1961 JO NP.37/1987 JO.25/1994 -
Desa Tanjungkerta Kec.Pagerageung Kab.Tasikmalaya Jawa Barat-
Kode Pos 46158 Telp./Fax.(0266)455828 e-mail: ysb-pusat@suryalaya.org
=====================================================================

Nomor         : 003/BID/YSB-PPS/A.1/XI/2014
Perihal         : Himbauan Mengikuti Upgrading 1 LDTQN Pontren Suryalaya
Lampiran     : -

Kepada Yth.
Mubaligh/Imam Khataman/Sesepuh Manakiban/Ustadz
Di-
      Tempat.

Assalamu'alaikum wr.wb.


Puji dan syukur kehadirat Ilahirobbii serta solawat dan salam kepada junjungan alam Nabi Muhammad S.A.W.  Semoga kita selalu dalam lindungan ALLOH SWT.  aamiin.

Dalam rangka menyeragamkan amaliah TQN Pondok Pesantren Suryalaya, dengan ini kepada para Mubaligh, Imam Khataman, Sesepuh Manakiban dan Ustadz/Ustadzah di bawah naungan Pondok Pesantren Suryalaya (dalam dan luar negeri) yang belum mengikuti Upgrading I Lembaga Dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Pondok Pesantren Suryalaya diharapkan segera mengikuti Upgrading I tersebut yang dilaksanakan setiap tanggal 11 Hijriyah (setelah manakiban) di Pontren Suryalaya. Selanjutnya kepada seluruh pengurus Bidang Ilmu dan Dakwah YSB Pontren Suryalaya di setiap Korwil dan Perwakilan dimohon untuk mensosialisasikan surat himbauan ini kepada pihak yang tersebut di atas di wilayahnya masing-masing.

Demikian himbauan ini kami sampaikan, terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

                                                                                       Suryalaya, 30 November 2014
Ditandatangani oleh:
Ketua   :   K.H.M.Zezen ZA Bazul Asyhab
Sekretaris  :  Muhamad Kodir,M.Si.

Tembusan Kepada Yth.:
1. Ketua YSB Pontren Suryalaya
2. Pertinggal



Sumber tulisan : http://www.suryalaya.org/ver2/main.html

BAB 34: PERTANYAAN JIBRIL KEPADA NABI SAW MENGENAI IMAN, ISLAM DAN IHSAN

47[Bukhari 50] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Suatu hari Rasulullah Saw bersama orang banyak, kemudian beliau didatangi oleh seorang laki-laki lalu dia bertanya, "Apa iman itu?" Rasulullah Saw menjawab, "Iman adalah percaya kepada Allah, para malaikat-Nya dan pertemuan dengan-Nya, percaya kepada Rasul-Rasul-Nya dan hari kebangkitan". Laki-laki itu bertanya lagi, "Apa Islam itu?" Rasulullah Saw menjawab, "Islam ialah menyembah Allah tanpa menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan salat, membayar zakat, dan berpuasa pada bulan Ramadhan". Laki-laki itu bertanya lagi, "Apa Ihsan itu?" Rasulullah Saw menjawab, "Ihsan ialah kamu beribadah kepada Allah seakan-akan kamu melihat-Nya, jika kamu tidak mampu seperti itu, maka mantapkan hatimu bahwa Allah melihatmu". Laki-laki itu bertanya lagi, "Kapan kiamat?" Rasulullah Saw menjawab, "Orang yang ditanya tentang kiamat tidak lebih tahu daripada penanya dan saya akan memberitahukan kepadamu tentang tanda-tanda kiamat: 1) Apabila budak perempuan melahirkan majikannya. 2)Apabila para penggembala onta hitam berlomba mendirikan gedung-gedung yang megah. Hari kiamat adalah salah satu dari lima hal yang tidak diketahui oleh siapapun kecuali Allah". Setelah itu Nabi Saw membaca ayat (yang artinya): "Sesungguhnya hanya Allah-lah yang mengetahui tentang kiamat. Dialah yang menurunkan hujan dan yang mengetahui apa yang ada di dalam kandungan. Tiada seorangpun tahu apa yang bakal diperolehnya esok hari, dan tidak seorangpun tahu di negeri mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu". (Al-Quran, surah Luqman: 34). Kemudian laki-laki itu pergi, lalu Nabi Saw meminta para sahabat agar memanggil kembali laki-laki itu, namun mereka tidak melihatnya lagi, kemudian Nabi Saw bersabda, "Laki-laki itu tadi adalah Jibril yang datang untuk mengajarkan agama kepada umat manusia".

BAB 35: KEUTAMAAN ORANG YANG MENJAUHI SYUBHAT DEMI AGAMANYA
48[Bukhari 52] Diriwayatkan dari An-Nu'man bin Basyir ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Apa yang halal telah jelas dan apa yang haram pun telah jelas, namun di antara keduanya terdapat hal-hal yang syubhat[footnote 1] yang kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. Siapa yang menghindari syubhat berarti dia menyelamatkan agamanya dan kehormatan dirinya. Siapa yang terjerumus ke dalam syubhat adalah bagai penggembala yang menggembalakan ternaknya di sekitar hima[footnote 2] yang sebentar lagi dia akan masuk ke dalam hima itu. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki hima, dan ketahuilah bahwa hima Allah di bumi adalah apa yang diharamkan-Nya. Ketahuilah bahwa didalam tubuh ada segumpal darah padat. Apabila gumpalan tersebut baik maka seluruh tubuh menjadi baik, dan apabila gumpalan tersebut jelek maka seluruh tubuh menjadi jelek. Segumpal darah padat itu adalah hati".[footnote 3]
[footnote 1]: Tidak jelas halal dan haramnya.
[footnote 2]: Padang rumput atau ladang yang terlarang untuk dimasuki ternak.
[footnote 3]: Bukan hati sebagai materi, tetapi hati sebagai simbol rohani. Jadi, maksudnya adalah jiwa.

BAB 36: MENYERAHKAN SEPERLIMA RAMPASAN PERANG ADALAH BAGIAN DARI IMAN.
49[Bukhari 53] Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, dia berkata: Ketika delegasi dari suku Abdul Qays menemui Nabi Saw, beliau bertanya, "Kalian delegasi dari suku apa?" Mereka menjawab, "Kami dari suku Rabi'ah". Rasulullah Saw bersabda, "Selamat datang dan semuanya aku terima dengan senang hati". Mereka berkata, "Ya Rasulullah, kami tidak bisa menemui Anda kecuali pada bulan haram[footnote 1], karena di antara tempat kami dengan tempat anda terdapat perkampunyan orang-orang kafir dari suku Mudhar yang menghalangi kedatangan kami kepad aanda. Sekarang perintahkan kepada kami untuk berbuat baik yang kemudian akan kami beritahukan kepada warga kami yang tidak turut datang kemari dan perbuatan baik tersebut akan menyebabkan kami masuk surga". Mereka bertanya kepada Rasulullah Saw tentang minuman, lalu Rasulullah Saw memerintahkan kepada mereka empat hal dan melarang mereka empat hal pula. Rasulullah Saw memerintahkan mereka beriman kepada Allah Yang Maha Esa. Rasulullah Saw bertanya, "Apa iman itu?" Mereka menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu". Rasulullah Saw bersabda, "Yaitu bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tanpa sekutu bagi-Nya dan bersaksi bahw Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, membayar zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan, dan menyerahkan seperlima harta rampasan perang". Rasulullah Saw melarang mereka empat hal, yaitu: Al-Hantam[footnote 2], al-dubba', an-naqir, dan al-muzaffat atau al-muqayyar. "ingat-ingatlah apa yang aku sampaikan ini, lalu sampaikanlah nanti kepada warga kalian yang tidak ikut hadir kemari".
[footnote 1]: Bulan yang dianggap mulia atau suci.
[Footnote 2]: Semuanya itu adalah nama-nama bejana untuk menyimpan minuman keras saat itu. Jadi, maksudnya adalah laragan meminum minuan keras yang memabukkan.

BAB 37: HADITS NABI S.A.W. BAHWA SEMUA AMAL PERBUATAN ITU TERGANTUNG PADA NIAT PELAKUNYA.
50[Bukhari 54] Diriwayatkan dari Umar ra, mengenai hadis bahwa "Semua amal perbuatan itu tergantung pada niat pelakunya" adalah sudah tercantum di bagian awal kitab ini, hanya saja setelah, "dan setiap orang akan mendapat balasan sesuai dengan niatnya" ditambah sebagai berikut: "Siapa yang berhijrah untuk meraih rida Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya akan memperoleh ridha Allah dan Rasul-Nya", kemudian lanjutan hadis sama dengan apa yang telah tercantum di depan".
51[Bukhari 55] Diriwayatkan dari Abu Mas'ud ra, dari Nabi Saw, beliau bersabda: "Apabila seorang laki-laki memberi nafkah keluarganya karena mengharap ridha Allah, maka dia sama dengan memberi sedekah".

BAB 38: SABDA NABI S.A.W., "AGAMA ADALAH NASEHAT".
52[Bukhari 57] Diriwayatkan dari Jarir bin Abdullah Al-Bajily ra, dia berkata: Saya berbaiat
kepada Rasulullah Saw untuk mendirikan salat, membayar zakat, dan memberikan nasehat (menganjurkan perbuatan baik dan mencegah perbuatan mungkar) kepada setiap muslim.
53[Bukhari 58] Diriwayatkan dari Jarir bin Abdullah Al-Bajaly ra, dia berkata: Saya datang kepada Nabi Saw, lalu saya katakan, "Saya membaiat anda (berjanji) setia kepada anda) untuk mengamalkan ajaran Islam". Kemudian Nabi Saw memberi saya syarat agar saya memberikan nasehat (amar ma'ruf nahi mungkar) kepada semua muslim, maka saya pun berjanji setia kepada beliau untuk memberikan nasehat tersebut".


- Sambungan dari bagian ketiga -
BAB 29: AMAL BAIK YANG PALING DISUKAI OLEH ALLAH ADALAH YANG DIKERJAKAN PALING RUTIN
40[Bukhari 43] Diriwayatkan dari 'Aisyah ra, bahwa Nabi Saw datang kepadanya ketika ada seorang perempuan bersamanya, lalu Nabi Saw bertanya: "Siapa dia?" Aisyah menjawab: "Dia ini si Fulanah". 'Aisyah kemudian menceritakan kepada Nabi Saw mengenai banyaknya salah yang dikerjakan oleh perempuan tersebut, lalu Nabi Saw bersabda: "Jangan begitu, beribadahlah menurut kemampuanmu. Demi Allah, Allah tidak akan bosan memberi pahala sampai kamu sendiri yang bosan beribadah dan amal baik yang paling disukai Allah adalah yang dikerjakna secara rutin".

BAB 30: BERTAMBAH DAN BERKURANGNYA IMAN

41[Bukhari 44] Diriwayatkan dari Anas ra, dari Nabi Saw, beliau bersabda: "Akan dikeluarkan dari neraka orang yang bersaksi "Tiada tuhan selain Allah" dan di dalam hatinya terdapat iman walaupun seberat biji gandum. Akan dikeluarkan dari neraka orang yang bersaksi "Tiada tuhan selain Allah" dan di dalam hatinya terdapat iman walaupun seberat biji padi. Akan dikeluarkan dari neraka orang yang bersaksi "Tiada tuhan selain Allah' dan di dalam hatinya terdapat iman walaupun seberat atom".

42[Bukhari 45] Diriwayatkan dari Umar bin Khatthab ra, bahwa ada seorang Yahudi berkata kepadanya: "Hai Amirul mukminin, ada satu ayat di dalam kitab suci anda yang anda baca, yang seandainya ayat tersebut diturunkan kepada kami (orang-orang Yahudi) niscaya kami akan menjadikan hari turunnya ayat tersebut sebagai hari raya". Umar bertanya: "Ayat yang mana?" Orang Yahudi itu menjawab: "Yaitu ayat (yang artinya): Hari ini telah Aku sempurnakan bagimu agamamu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku kepadamu, serta Aku ridhai Islam sebagai agamamu. (Al-Quran, surah Al-Maidah: 3). Umar menjawab: "Sungguh kami tahu hai dan tempat turunnya ayat tersebut kepada Nabi Saw, ketika itu beliau berada di Arafah pada hari jumat".
BAB 31: MEMBAYAR ZAKAT ADALAH BAGIAN DARI ISLAM

43[Bukhari 46] Diriwayatkan dari Thalhah bin Ubaydillah ra, dia berkata: Seorang laki-laki dari Nejd denga nrambut tidak rapi datang kepada Rasulullah Saw. Kami bisa mendengar suaranya yang lantang, namun kami tidak memahami isi pembicaraannya. Setelah mendekat, dia bertanya tentang Islam. Lalu Rasulullah Saw menjawab, "Kerjakanlah salat lima waktu dalam sehari semalam". Orang itu bertanya lagi, "Apakah ada salat lain yang harus saya kerjakan?" Rasulullah Saw menjawab, "Tidak ada, kecuali jika kamu mengerjakan salat sunat". Sabda Rasulullah Saw selanjutnya, "Kerjakanlah puasa Ramadhan". Orang itu bertanya lagi, "Apakah ada puasa lain yang harus saya lakukan?" Rasulullah Saw menjawab, "Tidak ada, kecuali jika kamu ingin mengerjakan puasa sunat". Kata Thalhah: Rasulullah Saw juga menuturkan perintah zakat kepada orang itu, lalu dia bertanya, "Apakah ada pembayaran lain yang wajib saya bayar?" Rasulullah Saw menjawab, "tidak ada, kecuali jika kamu ingin bersedekah sunat". Kata Thalhah: Kemudian laki-laki itu mohon pamit, lalu dia pergi sambil berkata, "Demi Allah, saya tidak akan menambah atau mengurangi kewajiban ini". Rasulullah Saw bersabda, "Jika dia tidak berdusta, dia akan masuk surga".

BAB 32: MENGIRINGKAN JENAZAH ADALAH BAGIAN DARI IMAN

44[Bukhari 47] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Barangsiapa melayat jenazah seorang muslim dan dia tidak pulang sebelum turut menyalatkannya, kemudian dia turut mengiringkan hingga selesai pemakamannya, maka dia mendapat pahala dua qirath, masing-masing qirath sebesar gunung Uhud. Barangsiapa menyalatkan jenazah seorang muslim, lalu dia pulang sebelum jenazah itu dimakamkan maka dia mendapat pahala satu qirath".

BAB 33: KEKHAWATIRAN ORANG MUKMIN ADALAH GUGURNYA AMAL BAIKNYA TANPA DISADARINYA. 

45[Bukhari 48] Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud ra, bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Mencaci seorang muslim adalah fasik, dan membunuh seorang muslim adalah kufur".

46[Bukhari 49] Diriwayatkan dari 'Ubadah bin Ash Shamit ra, bahwa Rasulullah Saw pernah keluar untu memberitahu para sahabatnya tentang tanggal malam Al-Qadr, kemudian di situ ada dua orang muslim sedang berselisih, lalu Rasulullah Saw bersabda: "Aku keluar ke sini untuk memberitahu kalian tentang malam Al-Qadr, tetapi di sini si Fulan dan si Fulan berselisih, sehingga aku lupa. Mungkin demikian ini lebih baik bagi kalian. Carilah malam Al-Qadr pada tanggal 7 atau 9 atau 5 pada sepuluh terakhir malam-malam Ramadhan (yakni tanggal 27 atau 29 atau 25)".

- Bersambung ke bagian V
- Sambungan dari bagian kedua -
BAB 18: MAKSIAT ADALAH PERBUATAN JAHILIYAH DAN PELAKU DOSA TIDAK MENJADI KAFIR KECUALI DOSA SYIRIK

28[Bukhari 30] Diriwayatkan dari Abu Dzarr ra, dia berkata: Saya pernah mencaci seseorang dengan menyebut panggilan ibunya yang jelek, kemudian Nabi Saw menegur saya, "Hai Abu Dzarr, apakah kamu telah mencacinya dengan menyebut panggilan ibunya yang jelek? Sungguh di dalam dirimu masih terdapat sifat-sifat Jahiliyah. Para pembantumu adalah saudara-saudaramu (sesama muslim) yang dijadikan oleh Allah untuk menuruti perintahmu. Barangsiapa memiliki pembantu, maka berilah makan seperti apa yang kamu makan, berilah pakaian seperti apa yang kamu pakai, dan janganlah kamu membebani pembantumu di luar kemampuannya. Jika kamu membebaninya maka bantulah dia".


BAB 19: FIRMAN ALLAH (YANG ARTINYA): "DAN JIKA DUA GOLONGAN ORANG-ORANG MUKMIN BERSETERU, MAKA DAMAIKANLAH ANTARA KEDUANYA" (AL-QURAN, SURAH AL-HUJARAT:9)
29[Bukhari 31] Diriwayatkan dari Abu Bakrah ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Apabila dua orang muslim bertikai dengan masing-masing membawa pedang, maka yang membunuh dan yang terbunuh akan masuk neraka". Lalu saya bertanya, "Ya Rasulullah, yang membunuh masuk neraka, memang jelas, tapi mengapa yang terbunuh juga masuk neraka?" Rasulullah Saw menjawab, "Karena yang terbunuh itu juga ingin membunuh lawannya".



BAB 20: KEZALIMAN YANG PALING BESAR
30[Bukhari 32] Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud ra, dari Nabi Saw, kata Abdullah bin Mas'ud: Ketika ayat berikut ini turun (yang artinya): ".... Yaitu orang-orang yang beriman dengan tidak mencampuradukkan keimanan mereka dengan kezaliman". (Al-Quran, surah Al-An'am:82), para sahabat Rasulullah Saw bertanya, "Apa ada diantara kami orang yang tidak berbuat zalim?" lalu Allah Swt menurunkan ayat (yang artinya): "Sungguh, syirik adalah kezaliman yang besar". (Al-Quran, surah Luqman:13).



BAB 21: TANDA-TANDA ORANG MUNAFIK
31[Bukhari 33] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Saw, beliau bersabda: "Tanda orang munafik ada tiga, 1) Apabila berkata dia berdusta. 2) Jika berjanjia dia ingkari. 3) Apabila diberi amanat dia berkhianat".
32[Bukhari 34] Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru ra, bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Ada empat sifat yang bila dimiliki oleh siapapun maka dia adalah seorang munafik yang jelas, dan siapapun yang memiliki salah satu dari sifat-sifat tersebut maka dia memiliki satu sifat kemunafikan sampai dia meninggalkannya, yaitu, 1) Jika diberi amanat dia berkhianat. 2) Apabila berbicara dia berdusta. 3) Jika membuat perjanjian dia langgar. 4) Apabila berselisih dia berbuat jahat".



BAB 22: MELAKUKAN SALAT SUNAT PADA MALAM AL-QADR ADALAH BAGIAN DARI IMAN
33[Bukhari 35] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasululah Saw pernah bersabda, "Siapapun yang melakukan salat sunat pada malam Al-Qadr karena dorongan iman dan mencari ridha Allah, akan diampuni dosanya yang telah lalu".



BAB 23: JIHAD ADALAH BAGIAN DARI IMAN
34[Bukhari 36] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Saw, beliau bersabda: "Allah 'Azza wa Jalla menjanjikan balasan bagi orang yang berjihad di jalan-Nya yang terdorong oleh keimanan kepada-Nya dan keapda Rasul-Nya, bahwa Aku (Allah) akan membalasnya dengan pahala atau rampasan perang[footnote 1] atau Aku akan memasukkannya ke surga".[footnote 2] Sabda Nabi Saw selanjutnya: "Kalau aku tidak khawatir akan memberatkan umatku, niscaya aku tidak ingin tertinggal dari pasukan muslim yang pergi bertempur di jalan Allah, dan aku ingin terbunuh sebagai syahid di jalan Allah, lalu aku dihidupkan lagi, kemudian aku terbunuh sebagai syahid lagi, lalu aku dihidupkan lagi, kemudian aku terbunuh sebagai syahid lagi".
[footnote 1]: jika menang
[footnote 2]: jika gugur lalu menjadi syahid



BAB 24: SALAT SUNAT PADA BULAN RAMADHAN
35[Bukhari 37] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Siapa yang mendirikan salat sunat pada malam-malam bulan ramadan karena iman dan mengharap ridha Allah (dengan berpuasa pada siang harinya), dosanya pada masa lalu diampuni oleh Allah".



BAB 25: BERPUASA PADA BULAN RAMADAN KARENA IMAN DAN MENGHARAP RIDHA ALLAH ADALAH BAGIAN DARI IMAN
36[Bukhari 38] Diriwayatkan dari Abu Huarirah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Siapapun yang berpuasa pada bulan Ramadhan karen dorongan iman dan mengharap ridha Allah, dosanya pada masa lalu diampuni oleh Allah".



BAB 26: AGAMA ITU MUDAH
37[Bukhari 39] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Sesungguhnya agama itu mudah (ringan), siapa yang memperberat dirinya dalam beragama, maka dia tidak akan bisa melaksanakannya, karen itu amalkanlah agama sesuai tuntunannya, berusahalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, bergembiralah dengan pahala yang akan kamu terima, dan kerjakanlah salat pada pagi hari, siang, dan penghujung malam".



BAB 27: MENGERJAKAN SALAT ADALAH BAGIAN DARI IMAN
38[Bukhari 40] Diriwayatkan dari Al-Barra' ra, bahwa ketika Nabi Saw datang ke Madinah, pada awalnya beliau tinggal bersama kakek-kakenya atau para saudara laki-laki ibunya dari kaum Anshar. Semula Rasulullah Saw melakukan salat dengan menghadap ke Baitul Maqdis selama enam belas atau tujuh belas bulan. Beliau ingin agar Baitullah dijadikan sebagai Kiblat salat. Salat pertama yang beliau kerjakan dengan menghadap Baitullah adalah salat Ashar dengan berjamaah. Seusai salat ada seorang makmum keluar, kemudian dia melewati orang-orang yang sedang salat di sebuah masjid, lalu dia berkata: "Aku bersumpah, demi Allah, aku telah mengerjakan salat diimami oleh Rasulullah Saw dengan menghadap ke Mekkah". Mendengar itu orang-orang tersebut berputar untuk beralih menghadap ke Baitullah. Semula orang-orang Yahudi dan Ahli Kitab merasa senang karena Rasulullah Saw salat dengan menghadap ke Baitul Maqdis, tetapi mereka kemudian kecewa setelah Rasulullah Saw beralih menghadap ke Baitullah".



BAB 28: KEBAIKAN ORANG YANG MASUK ISLAM
39[Bukhari 41] Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudriy ra, bahwa dia pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda: "Apabila seseorang masuk Islam kemudian mengamalkan Islam dengan sebaik-baiknya, niscaya Allah menghapus semua kejelekan yang telah dilakukannya, setelah itu barulah dibuat perhitungan; satu kebaikan di balas dengan sepuluh kali lipat hingga 700 kali lipat, sedangkan satu kejelekan dibalas setimpal (anpa kelipatan), kecuali jika Allah mengampuninya".

-Bersambung ke bagian IV


BAB 12: TINGGI RENDAHNYA IMAN TERGANTUNG PADA AMAL BAIK YANG DIKERJAKAN
21[Bukhari 22] Diriwaatkan dari Abu Sa'id Al-Khudriy ra, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: "Ketika penghuni surga masuk ke dalam surga dan penghuni neraka masu ke dalam neraka, Allah Swt berfirman, 'Keluarkanlah penghuni neraka yang di dalam hatinya terdapat iman meskipun seberata biji Sawi'. Maka mereka dikeluarkan dari neraka dengan tubuh yang hitam kelam, lalu mereka dimasukkan ke dalam sungai Al-Haya atau Al-Hayat"[footnote 1]. Malik ragu-ragu, apakah Al-Haya atau Al-Hayat. "Kemudian mereka tumbuh bagai butir padi di dekat aliran air. Tidakkah kamu tahu bahwa padi tersebut tumbuh agak menguning dan melambai?"
[footnote 1]: Sungai Al-Haya atau Al-Hayat artinya sungai kehidupan.

22[Bukhari 23] Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudriy ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Ketika aku sedang tidur, aku bermimpi ada oarng-orang yang berpakaian diperlihatkan kepadaku, mereka ada yang berpakaian sampai ke dada, ada yang berpakaian lebih pendek lagi dan Umar bin Al-Khattab diperlihatkan kepadaku dalam mimpi itu dengan mengenakan pakaian panjang sampai menyentuh tanah". Para sahabat bertanya: "Ya Rasulullah, bagaimana anda menafsirkan mimpi tersebut?" Beliau menjawab: "Pakaian tersebut adalah agama"

BAB 13: RASA MALU (UNTUK BERBUAT DOSA) ADALAH BAGIAN DARI IMAN.
23[Bukhari 24] Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra, bahwa suatu ketika Rasulullah Saw melewati seorang laki-laki Anshar yang sedang menasehati saudara laki-lakinya agar jangan malu-malu, kemudian Rasulullah Saw bersabda: "Biarkanlah saudara laki-lakimu itu, karena rasa malu adalah bagian dari iman".

BAB 14: FIRMAN ALLAH 'AZZA WA JALLA (YANG ARTINYA): ".... TETAPI JIKA MEREKA BERTOBAT, MENDIRIKAN SALAT DAN MEMBAYAR ZAKAT MAKA BERILAH MEREKA KEBEBASAN" (AL-QURAN, SURAH AT-TAUBAH: 5)
24[Bukhari 25] Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Aku diperintahkan untuk memerangi orang-orang kafir, kecuali jika mereka sudi bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, kemudian mereka mendirikan salat dan membayar zakat. Apabila mereka sudah menjalankan semua itu, maka jiwa dan harta mereka aku lindungi, kecuali yang dipungut untuk kepentingan Islam maka Allah-lah yang menenentukan perhitungannya".

BAB 15: IMAN ADALAH PERBUATAN BAIK
25[Bukhari 26] Diriwayatkan dari Abu Huraira ra, bahwa Rasulullah Saw pernah ditanya: "Apakah amal (perbuatan) yang paling utama?" Beliau menjawab: "Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya". Ditanyakan lagi: "Lalu apa?" Beliau menjawab: "Berjihad membela agama Allah". Ditanyakan lagi: "Kemudian apa?" Beliau menjawab: "Haji mabrur".

BAB 16: JIKA ISLAM DIPELUK TIDAK SEBENARNYA
6[Bukhari 27] Diriwayatkan dari Sa'ad bin Abu Waqqash ra, bahwa suatu ketika Rasulullah Saw membagi-bagikan sesuatu kepada sekelompok orang ketika Sa'd sedang duduk, kemudian Rasulullah Saw tidak memberikan jatah kepada seseorang yang saya anggap paling baik di antara mereka, lalu saya bertanya: "Ya Rasulullah, mengapa anda tidak memberi orang itu? Demi Allah, saya tahu dia seorang mukmin". Rasulullah Saw menyahut: "Atau dia hanya seorang muslim". Saya terdiam sejenak, tetapi saya tidak kuasa bertahan karena saya mengenal orang tersebut, sehingga saya mengulangi pertanyaan saya lagi: "Mengapa anda tidak memberi bagian kepada orang itu? Demi Allah saya tahu dia seorang mukmin". Rasulullah Saw menjawab: "Atau dia hanya seorang muslim". Saya terdiam sejenak, tetapi saya tidak kuasa bertahan karena saya mengenal orang tersebut, sehingga saya mengulangi pertanyaan saya lagi dan Rasulullah Saw pun mengulangi jawbannya, lalu dia bersabda: "Hai sa'd, aku memberi seseorang, sedangkan yang lain lebih aku cintai karena aku khawatir Allah akan melemparkannya ke dalam neraka".

BAB 17: ISTRI YANG TIDAK BERSYUKUR KEPADA SUAMI DAN TINGKATAN KEKAFIRAN
27[Bukhari 28] Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda, "Aku diperlihatkan neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita-wanita yang kafir". Ditanyakan kepada Rasulullah Saw, "Apakah mereka kafir kepada Allah?" Rasulullah Saw menjawab, "Mereka kafir (tidak berterima kasih) kepada suami dan tidak berterima kasih atas kebaikan suami. Seandainya kamu berbuat baik kepada salah seorang dari para wanita tersebut dalam waktu yang lama lalu dia melihat sesuatu dalam dirimu yang tidak disenanginya niscaya dia akan mengatakan, 'Aku tidak pernah kamu perlakukan dengan baik'".


Sumber: hadit-s.blogspot.com
BERSAMBUNG KE BAGIAN KETIGA