Headlines

Salah Satu Air Tertua di Dunia Ditemukan Di Kanada

Posted by Pengelola Bersama | Sabtu, 25 Mei 2013 | Posted in

ONTARIO - Air yang dibor dari batu di tambang Amerika Utara menjadi salah satu air tertua yang pernah ditemukan di bumi. Cairan tersebut diperkirakan berusia 1,5 miliar tahun. 
Air tersebut diperkirakan pernah mengalir di permukaan. Namun, kemudian masuk ke tanah dan terperangkap di kedalaman 2,4 km. Penemuan yang dibuat tim dari Timmins, Ontario tersebut dilaporkan dalam jurnal alam edisi mingguan.
BBC melaporkan meski air tersebut jauh dari sumber cahaya, tapi tetap memiliki kandungan kimia seperti hidrogen dan metana. 
Salah Satu Air Tertua di Dunia DItemukan Di Kanada

"Ada air yang sama di Afrika Selatan dengan kimia yang hampir identik dan berusia puluhan juta tahun. Air berisi mikroba yang sudah beradaptasi dengan lingkungan," ujar Profesor Chris Ballentine dari Universitas Manchester. 
Menurutnya ada mikroba yang dapat bertahan dengan energi dari interaksi air dan batu. Identifikasi air tersebut akan memberi pemahaman tentang bagaimana kehidupan berevolusi di bumi.
Peneliti mengumpulkan air dari lubang tambang. Temperatur di kedalaman meningkat sekitar 40-50 derajat celcius. Selain kandungan kimia, tim meneliti kandungan biologi dalam air tersebut. 
Identifikasi mikroba memberi pemahaman tentang lingkungan di bawah tanah dan prospek menemukan kehidupan di dunia lain. Mars, contohnya yang permukaannya dingin dan kering tapi penemuan menunjukkan wilayahnya bersuhu hangat pada jutaan tahun lalu.


sumber: republika.co.id

Mourinho Akan Diumumkan sebagai Pelatih Chelsea

Posted by Pengelola Bersama | | Posted in

MADRID - Jose Mourinho bakal melatih Chelsea musim depan. Kabar terkini, pelatih yang menjuluki dirinya the Special One itu akan terbang ke London pada 2 Juni nanti.

Daily Star, Sabtu (25/5/2013) mengklaim, Mou resmi kembali ke Chelsea dengan kesepakatan gaji 250 ribu pounds per pekan. Atau tiga kali lipat dibandingkan saat Mou masih membesut the Blues hingga akhir musim 2007. Adapun kesepakatan kontrak Mou dengan the Blues, disegel selama empat musim ke depan.
"Mourinho akan menggunakan jet ke Inggris sehari setelah pertandingan terakhirnya bersama Madrid," tulis laporan Daily Mail. Sabtu (25/5).  Real Madrid melakoni partai terakhir di La Liga saat menjamu Osasuna di Bernabeu.

Laporan tersebut menambahkan, kesepakatan itu akan dikonfirmasi pada awal bulan depan. Adapun dalam rencana penerbangan nanti, Mou akan ditemani pelatih kebugarannya, Rui Faria dan pelatih kiper Madrid, Silvino Louro.

Sumber: republika.co.id

Wafatnya Syeikh Al-Buthi dan Kekerasan di Suriah (Bagian Ke-4)

Posted by Suriyanto Almaliki | | Posted in , ,


Di bawah Pemerintahan Bashar Al-Asad, Al-Buthi tetap setia kepada pemerintah. Pada tahun 2005, ia mencap pembunuhan Rafiq ar-Hariri sebagai konspirasi AS-Zionis yang bertujuan menghancurkan Suriah dan Islam. Demikian juga, ia menggambarkan eksekusi Saddam Hussein pada tahun 2007 sebagai bagian dari rencana AS untuk membagi Sunni dan Muslim Syah.

Sejak menjabat sebagai khatib di Masjid Umayyah pada tahun 2008, Al-Buthi semakin berpengaruh di lingkungan agama dan wakaf Suriah dan dipercaya menjadi pengawas pendidikan tinggi Islam. Namun pada tahun 2011, hubungan dengan pihak  berwenang berubah asam sebagai akibat dari tindakan sekuler yang dilakukan pemerintahan partai Baath yang dimotori Alawatie, seperti larangan jilbab (niqab) di sekolah-sekolah dan universitas, serta karena siaran dari serangkaian acara bulan suci Ramadhan yang dianggap banyak menyinggung dan tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Ketika demonstrasi anti pemerintah pada bulan Maret 2011, Al-Buthi menyatakan bawa gerakan ini adalah sebuah 'konspirasi zionis'. Ia kemudian dipercaya sebagai pimpinan Ulama Negara-negara Syam.
Beberapa hari sebelum pembunuhan dirinya, yakni setelah dua tahun konflik Suriah, Al-Buthi masih mendorong umat untuk berjihad di jajaran 'heroik' pemerintah Suriah  dan Angkatan darat melawan pemberontak yang dianggapnya sebagai bughat.

Kematian tragis Al-Buthi ini, bagi Thomas Pierret, menandakan bahwa rezim sekarang telah berhenti menikmati sumber legitimasi keagamaan di kalangan ulama Sunni. Dan Suriah sendiri, semakin tercabik-cabik tak karuan dan semakin tak jelas arahnya.
(Prosesi Pemakaman  Syeikh Al-Buthi beserta Cucunya, foto:Al-Jazeera.com)

-Tammat-
==============
Catatan: Tulisan dari 4 seri ini sengaja kami suguhkan sebagai bahan renungan buat kita semua. Bahwasanya kita bersyukur di Asia Tenggara utamanya di Malaysia dan Indonesia yang negerinya berpenduduk mayoritas Islam tidak terjadi  kekacauan secara fisik sepertihalnya di sebagian negara-negara Arab contohnya Suriah. Wafatnya ulama khususnya ulama sufi serta masuknya paham-pahamnya yang berimbas kepada disintegrasi bangsa dapat mengakibatkan perpecahan antarumat beragama maupun intern umat beragama tersebut bahkan keutuhan dalam berbangsa dan bernegara. Tentunya hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Para muballigh ahlussunnah wal jamaah (aswaja) dan tarekat mu'thabaroh  serta segenap aswaja dalam syiar agama Islam agar selalu bersatu dan tetap berpegang kepada Tali Allah.
Wallohua'lam.

Ditulis ulang oleh Suriyanto AlMaliki

sumber: Majalah Risalah NU Edisi Mei 2013,

No.40/Thn VI/1434 H/2013

Wafatnya Syeikh Al-Buthi dan Kekerasan di Suriah (Bagian Ketiga)

Posted by Suriyanto Almaliki | | Posted in , ,

(Sambungan dari bagian II)
DUA SISI
(Foto: Kondisi Masjid Setelah Insiden yang menewaskan Al-Buthi)
(Foto: Kondisi Masjid Setelah Insiden yang menewaskan Al-Buthi)
Thomas Pierret (Dosen di Kontemporer Islam Pada University of Edinburgh, Inggris) yang dikutip Huffingston Post menyatakan, AL-Buthi berjuang di dua front. Di satu sisi, ia menolak ideologi barat seperti Marxisme, nasionalisme dan sekularieme. Tapi, di sisi lain ia tanpa henti menolak faham para pendukung modernis Muhammad Abduh sehingga Salafi Literalis Nasaruddin Al-Albani.
Ia tercatat paling kencang mengkritisi gerakan salafi dan pemikiran Al-Albani yang menganggap kelompok paling benar. Dalam bukunya yang berjudul 'Salafiyyah; Marhalah Zamaniyyah Mubarakah La Madzhab Islami (Salafi; marhalah zaman yang diberkahi, bukan Mazhab Islam)' ia mengkritisi habis Al-Albani yang hampir menjadi rujukan faham kaum Salafi dan Wahabi. Ia juga mengutip dialognya dengan Al-Albani yang menyebut pengikut mazhab sebagai kafir, yang dianggap oleh Al-Buthi sudah kelewatan. Karenanya ia tidak disukai kalangan salafi di Suriah yang terakhir membentangkan aliansi dengan kelompok pemberontak.

Namun dalam catatan Pierret, Al-Buthi pertama kali melakukan gerakan pertamanya dengan mendukung rezim selama pemberontakan 1979-82, sedangkan sebagian besar rekan ulama senior lainnya memilih untuk diam. Ia vokal mengutuk serangan yang dilakukan oleh militan Islam yang sebagian besar didukung organisasi yang menamakan diri  Ikhwanul Muslimin itu. Pendekatan pasif Al-Buthi, yang sepenuhnya ia jelaskan pada tahun 1993 dalam sebuah buku tentang jihad, tidak terkait sama sekali dengan beberapa prinsip sekuler, tetapi keyakinan bahwa Islam harus menjadi elemen umum yang menyatukan semua kekuatan politik.

Tapi untuk dukungannya itu AL-Buthi tak mendapat jabatan apapun. Ia seorang ulama yang ikhlas yang tak memburu materi, tulis Pierret. Kementerian Wakaf memang memberikannya jabatan sebagai khatib  di masjid Umayyah pada tahun 2008. Namun, apa yang diperoleh dalam pertukaran untuk kesetiannya melalui program mingguan di televisi pemerintah, serta kemungkinan membantu beberapa rekan-rekannya yang diasingkan bersedia kembali ke tanah air, adalah tidak sebanding.


Ditulis ulang oleh Suriyanto AlMaliki
sumber: Majalah Risalah NU Edisi Mei 2013,
No.40/Thn VI/1434 H/2013

Wafatnya Syeikh Al-Buthi dan Kekerasan di Suriah (Bagian II)

Posted by Suriyanto Almaliki | | Posted in , ,

(Sambungan dari bagian I)
Al-Buthi sebagai ahli fiqih bersama Muftih Suriah Syeikh Ahmad Hassun memang menolak pemberontakan karena hanya akan menderitakan rakyat. Sikap ini memang membuat sejumlah ulama pro pemberontakan tidak suka dan berusaha menyingkirkan pengaruhnya dari umat. Namun, Al-Buthi adalah ulama yang istiqomah. Karena itu wafatya ditangisi siapapun, termasuk Presiden Bashar Al_Assad yang sangat mengagumi sosok Al-Buthi.
Memorial: Presiden Al-Assad Bersama Syeikh Al-Buthi dan Ulama Suriah
(Memorial: Presiden Al-Assad Bersama Syeikh Al-Buthi dan Ulama Suriah) 
Al-Buthi dikenal sebagai seorang ulama sufi yang tidak pernah membedakan aliran dan mazhab, bahkan yang beda agama pun menjadi sahabatnya. Laki-laki kelahiran Turki tahun 1929 ini memperoleh gelar doktor dengan summa cum laude di Universitas Al-Azhar tahun 1965 pada saat itu ia berusia 37 Tahun. Disertasi yang berjudul "Diawabit al-Mashlahah fi asy-Syari'at al-Islamiyyah," mendapat rekomendasi Al-Azhar sebagai karya tulis yang layak diterbitkan.
Karya lainnya antara lain 
Man al-Mas-ul 'an Takhallufil Muslimin (Siapa yang bertanggungjawab atas Perpecahan Kaum Muslimin), Muhadharat fil Fiqhil Muqharin ma'a Muqaddimat fi Bayani Asbabi Ikhtilafi al-Fuqaha' Wa Ahammiyyati  Dirasatil Fiqhl Muqarin (Problamatika Fiqih Muqarin dengan Sebab terjadinya perbedaan Fuqaha, dan Pentingnya Mempelajari Fiqih Perbandingan),
Al-Islam Maladz Kulli Mujtama'at Insaniyyah; Limadza wa Kaifa (Islam Tempat  berlindung Seluruh kehidupan Sosial Masyarakat; Kenapa dan Bagaimana?)
Al Jihad Fiil islam; Kaifa Nafhahumu wa Kaifa Nafhamuhu wa Kaifa Numarisuhu (Jihad Dalam Islam; Bagaimana Memahami dan melaksanakannya?)
Salafiyyah;Marhalah Zamaniyyah Mubarokah La Madzhab Islami (Salafi: Marhalah Zaman yang Diberkahi, Bukan Mazhab Islami)
Al 'Uqhubat Islamiyyah; wa 'Aqduhu al-Tanaqhuhu Baina Ma Yusamma Bithabi'ih (Hukuman dalam Islam dan filsafat pemikirannya)
Hurriyatul Insan fi dzilli 'ubudiyyahatihi lillah (Kebebasan Manusia dalam Beribadah)
Difa' 'An Islam wa Tarikh (Pembelaan Terhadap Islam dan Sejarah)
Al Islam Wa 'Asru;Tahaddiyat Wa 'Afaq (Islam dan Modernisme: Sebuah Tantangan dan Harapan), dan karya lainnya yang menyemarakkan dunia pemikiran kita.

Anak seorang ulama suku Kurdi yang melarikan diri karena represif Kemal Attaturk ini mengungsi dengan keluarganya ke Damaskus pada awal 1930-an. Setelah berhasil meraih gelar doktor di Universitas Al-Azhar ia bergabung sebagai staf Fakultas Syariah Universitas Damaskus, yang kemudian ia menjadi dekannya 1977-1983. Sementara itu, ia juga menjadi terkenal karena esai polemik keagamaan yang sangat populer di kalangan anak muda dari tahun 1970-an.

Ditulis ulang oleh Suriyanto AlMaliki
sumber: Majalah Risalah NU Edisi Mei 2013,
No.40/Thn VI/1434 H/2013

Wafatnya Syeikh Al-Buthi dan Kekerasan di Suriah (Bagian I)

Posted by Suriyanto Almaliki | | Posted in , ,

Seorang ulama besar Sunni Suriah menjadi korban kekerasan yang menimpa negeri itu sejak dua tahun ini. Dunia Islam semakin prihatin dengan kondisi Suriah.
Kacau dan hancurnya Suriah serta sebagian besar wilayah Arab dewasa ini sebagaimana diisyaratkan oleh Rasulullah s.a.w. dalam sebuah riwayat Tirmidzi dari Thalhah bin Malik:
"Salah satu tanda dekatnya hari kiamat adalah hancurnya Arab." Imam As-Suyuthi dalam Al-Jami'ush Shagir (II/157) menilai hadis ini hasan.
Prof.Dr.Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi
(Prof.Dr.Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi)
Parahnya kondisi Arab semakin jelas dengan wafatnya ulama Suriah Prof.Dr.Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi (84 Tahun) dalam sebuah serangan bom bunuh diri di Masjid Al Iman pada hari Kamis malam, 21 Maret 2013,dua bulan lalu. Syeikh Muhammad Said Ramadhan Al-Buthi tewas oleh serangan di sebuah masjid di Damaskus,"lapor stasiun Suriah seperti dikutip AFP Kamis. Al-Buthi wafat saat sedang memberikan pengajian pada sebuah masjid di wilayah Mazraah yang biasa ia isi dengan ceramah-ceramah menyejukkan di ibukota Suriah itu.
Tak hanya sang ulama yang menjadi korban termasuk pula cucu kesayangan Al-Buthi, Ahmad. Tercatat pula 84 orang yang luka-luka karena kondisi masjid saat itu tengah ramai jemaah yang ingin mendengarkan wejangan sang Syeikh, pelipur diri dari ketegangan politik.
Syeikh Ramadhan Al-Buthi adalah seorang ulama ahli fiqih dan tasawwuf yang memiliki pengaruh besar di Suriah dan beberapa negara lainnya. Al-Buthi bersama Ahmad Kaftaro, Ahmad Hassun, dan Wahbah Azzuhaili merupakan panutan dan rujukan kaum muslimin Suriah. 
Al-Buthi seorang ahli fiqih yang semua jawabannya selalu mengacu pada pendapat fiqih. Jika dalam fiqih semua harus taat kepada pemerintahan seburuk apapun pemerintahan itu, maka tetap harus ditaati. Inilah yang membuat Al_Buthi dianggap pro-Assad (Pemerintah sah Suriah). Pemahaman dalam fiqih, penentang pemerintahan adalah bughat yang boleh diperangi dan dibasmi.
Al-Buthi memiliki pengaruh yang besar di kalangan cendikiawan muslim dan santri Indonesia.  
Suriah adalah tujuan ketiga pelajar Indonesia memperdalam agama setelah Mesir dan Arab Saudi. Apalagi Al-Buthi memiliki arus pemikiran yang sama dengan mayoritas kaum muslim Indonesia.
Buku-bukunya banyak diterjemahkan di Indonesia. Salah satu bukunya yang banyak dibaca adalah Fiqhus Sirah. Di sini ia menulis tentang prinsip-prinsip hukum Islam melalui kerangka sejarah Hidup Rasulullah S.A.W. Buku setebal 508 halaman ini termasuk buku yang banyak dikaji di selruh dunia. 
"Sesungguhnya seorang muslim tidak layak hanya menyebut mukjizat satu-satunya Rasulullah S.A.W. adalah Al-Qur'an sepanjang ia tidak mengingkari  kemukjizatan Al-Qur'an itu sendiri,"tulisnya dalam pengantar Fiqhus Sirah edisi kedelapan terbitan tahun 1388 H atau 1968 M.

Ditulis ulang oleh Suriyanto AlMaliki
sumber: Majalah Risalah NU Edisi Mei 2013,
No.40/Thn VI/1434 H/2013

Info Acara Manaqib

>Info dari Agus Jagger Supriatna | Kami mengundang ikhwan/wat TQN PP.SURYALAYA Untuk menghadiri Manaqib Syekh Abdul Qodir AlJailani QS,dan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati ISRO MI'ROJ Nabi Muhammad S.A.W. | Minggu,26 Mei 2013,08.00 pg -12.00 sg. | Rumah Susun karang anyar,Jl.Karang­ Anyar jakarta pusat Tausiah. : KH.Wahfiudin SE.MBA (Wakil Talqin TQN Suryalaya) & KH.Ahya AL Anshory (Pimpinan PP.Minhajut Tholibiin) |Semoga kita bisa hadir semua,untuk mengembangkan dakwah TQN Suryalaya.

Blog Archive

Google+ Followers

Google+ Badge

Total Tayangan Laman

Support Links

Auto Backlink Gratis Indonesia : Top Link Indo NewsAlloy button link Saungweb W3 Directory - the World Wide Web Directory